Artikel Terbaru:
Voyager 1
Jarak dari Bumi
18,881,526,574 KM
126.21520939 AU
Jarak dari Matahari
18,809,049,197 KM
125.73072805 AU
Total waktu tempuh dalam kecepatan cahaya dari Matahari
34:59:23
hh:mm:ss
Voyager 2
Jarak dari Bumi
15,412,039,899 KM
103.02312344 AU
Jarak dari Matahari
15,407,770,377 KM
102.99458345 AU
Total waktu tempuh dalam kecepatan cahaya dari Matahari
28:33:38
hh:mm:ss

Posisi International Space Station (ISS)
Posisi ISS di atas adalah posisi ISS secara realtime (langsung).

Kuis 22
Setelah 10 tahun terbang, Wahana milik ESA ini akan mendarat di Asteroid 67P/Churyumov-Gerasimenko untuk meneliti komposisi dari asteroid tua ini. Apa nama wahana ESA tersebut?
LADEE
MAVEN
Orion
ETV
Rosetta
Lihat hasil
Jawaban dari Kuis 22 adalah MAVEN. Total votter 197, menjawab benar 91 votter. Jawaban Kuis 23 akan diumumkan 31 Januari 2014.

Diskusi Terkini

Powered by Disqus

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Wednesday, September 7, 2011

Dua Misi ke Bulan Dimulai Minggu Ini

Wahana Gravity Recovery and Interior Laboratory (GRAIL) dilukiskan mengorbit Bulan dan mempelajari gravitasi Bulan. Credit: Lockheed Martin
NASA bersiap meluncurkan dua misi ke Bulan sekaligus minggu ini. Badan antariksa Amerika Serikat tersebut akan meluncurkan wahana antariksa GRAIL A dan GRAIL B. GRAIL merupakan singkatan dari Gravity Recovery and Interior Laboratory.

Dua wahana antariksa "kembar" itu akan diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, pada hari yang sama, Kamis (8/9/2011). GRAIL A akan diluncurkan pada pukul 8.37 EDT sementara GRAIL B akan diluncurkan pada pukul 9.16 EDT (sekitar pukul 19.00 dan 20.00 WIB).

Setelah diluncurkan, GRAIL akan menemupuh perjalanan selama 3,5 bulan melewati Langrange Point 1, spot gravitasi stabil antara Bumi-Matahari. Rute yang ditempuh ini akan membantu mengurangi ongkos misi yang berbiaya US$ 496 juta ini.

GRAIL A dan GRAIL B diperkirakan akan sampai di Bulan sekitar tahun baru 2012. Wahana antariksa tersebut akan menelaah komposisi Bulan dari kerak hingga intinya. Penemuan GRAIL nantinya akan membantu ilmuwan memahami proses pembentukan dan evolusi Bulan.

Ketika sampai, GRAIL akan memasuki orbit kutub Bulan pada ketinggian 55 km dari permukaan Bulan. Selanjutnya, kedua wahana antariksa ini akan mengelilingi satu-satunya satelit alami Bumi itu. Jarak dengan permukaan Bulan bisa berubah, tergantung pada gravitasi di lokasi Bulan tertentu.

Perbedaan ketinggian GRAIL akibat gravitasi ini memberi keuntungan pada para ilmuwan. Berdasarkan ketinggian, ilmuwan bisa memperkirakan medan gravitasi secara detail. Pada gilirannya, informasi itu akan bermanfaat untuk memahami struktur dan evolusi Bulan.

Misi GRAIL ke Bulan ini juga memiliki tujuan yang lebih luas. Dengan memahami struktur dabn evolusi Bulan, ilmuwan akan lebih mudah memahami planet-planet batuan di Tata Surya, seperti Merkurius, Venus, Mars dan Bumi sendiri.

Acara peluncuran GRAIL nanti tidak hanya akan dihadiri pejabat NASA. Sebanyak 150 follower titter NASA juga akan diundang dalam acara selama dua hari yang puncaknya adalah peluncuran GRAIL. Selanjutnya, mereka akan berbagi pengalamannya lewat Twitter.

GRAIL akan diluncurkan menggunakan Roket Delta 2. Peluncuran GRAIL nanti masih mungkin mengalami penundaan jika kondisi tidak mendukung. Bila terpaksa ditunda, rencana peluncuran GRAIl berikutnya adalah 19 Oktober 2011.(Sumber: kompas.com)

Bagikan :

Maaf, komentar yang mengandung unsur SARA tidak akan ditampilkan..Terima Kasih

0 comments:

Post a Comment


 Informasi Selengkapnya >>
Waktu saat ini di kawah Gale, Planet Mars:

Loading
Wallpaper astronomi gratis. Klik gambar untuk mendownload.

Koleksi wallpaper astronomi.us bisa dilihat di sini.